Rabu, 29 Agustus 2012

GEOLOGI DAN MASALAH LINGKUNGAN


1.1   PENDAHULUAN
1.1.1  Permasalahan

     Pada hakekatnya permasalahan lingkungan akan muncul ketika ekspoitasi sumberdaya alammengabaikan prinsip-prinsip pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan yang berkelanjutan. Permasalahan lingkungan saat ini telah menjadi issue global dan menjadi perhatian para peneliti maupun para pengambil para keputusan.

    Banyak tempat dimuka bumi saat ini kondisi lingkungannya sangat buruk dan sebagian bsar dalam kondisi yang kritis. Penurunan kualitas dapat kita jumpai pada berbagai belahan bumi, terutama ditempat-tempat dimana ekploitasi sumberdaya alam sudah tidak mngindahkan kelastarian dan pengelolaan yang tidak bertanggung jawab. Beberapa lokasi yang mengalami penurunan kualitas lingkuangan akibat ekploitasi sumberdaya mineral adalah dilokasi tambang batu bra di Kalimantan Timur, tambang tembaga di Papua, tambang timah di Pulau Bangka. Disamping itu ekploitasi sumberdaya hutan dan perubahan tataguna lahan yang terjadi  di pulau Sumatra, Kalimantan, dan Papua juga berdampak ekologi pada hutan tropis. Perubahan tataguna  lahan yang terjadi diwilayah  dalam sekala  besar telah berakibat punahnya sebagian habitat fauna dan flora  serta terganggunya ekosistem.

    Dengan meningkatnya jumlah manusia yang ada di planet bumi maka akan meningkatkan kebutuhan sumberdaya alam yang diperlukan umat di dunia.  Sebagaimana yang diketahui bahwa sumberdaya alam yang ada disuatu wilayah dengan jumlah tebatas dan tidak selalu memenuhi kebutuhan dimasyarakat tersebut.   Permasalahan yang sering didhadapi oleh pemerintah adalah masalah bagaimana mencukupi kebutuhan sumberdaya alam di masyarakat /penduduknya. DKI-Jakarta adalah salahsatu contoh yang sumberdaya almnya sangat terbatas sehingga untuk memenuhi kebutuhan  sumberdaya alamya dipasok dari luar wilayah. Beberapa kebutuhan sumberdaya alam DKI-Jakarta, seperti air dipasok dari Bogor, Tanggerang, dan Purwakarta(Jatiluhur).

    Masalah degradasi lingkungan yang diakibatkan oleh ekploitasi sumberdaya alam yang berlebihan dan masalah ketersediaan dan kebutuhan sumberdaya bagi manusia di planet  bumi seperti yang telah diuraikan diatas merupakan persoalan-persaoalan yang menjadi perhatian  dari ilmu Geologi, khususnya geologi Lingkungan.

1.1.2 Manusia dan Lingkungan
    Bogor, bekasi, dan tanggerang adalah 3 (tiga) wilayah yang erada disekitar ibukota Jakarta dan lebih dari tiga dasawarsa, sejak dicanangkanya pembanguanan di Indonesia ketiga wilayah tersebut mengalami perkembangan yang sangat pesat dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia.

    Secara geografis Bekasi dan tanggerang terletak disebelah timur dan barat  kota Jakarta dengan bentuk bentang alam yang datar, sedangkan Bogor berada disebelah selatan, terletak dikaki gunung api dengan bentuk bentang alam yang landai dan berbukit-bukit. Pada awal tahun 1970-an, tingkat populasi masing-masing wilayah tersebut baru mencapai 250.000 jiwa dan pada saat ini mencapai 10 kali lipat dari jumlah sebelumnya. Peningkatan ini dipengaruhi oleh arus urbanisasi yang terjadi ke wilayah ibikota jakarta. Dengan bertambahnya jumblah polulasi tersebut maka bertambah pula tingkat kebutuhan. Masalah ketersediaan sumberdaya air,energi, mineral dan lahan yang harus dipecahakn disamping masalah tersebut ada pula masalah seperti limbah, pencemaran air, udara, dan suara.

    Permasalahan yang berkaitan dengan kebutuhan dan ketersediaan sumberdaya alam muncul sebagai konsekuensi  logis dengan adanya konsentrasi dan aktifitas yang ada disuatu daerah. Oleh karena itu dalam proses perencanaan wilayah, ketersedian kebutuhan harus dipertimbangkan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang akn menempati wilayah tersebut. Persoalan-persoalan yang muncul sebagai akibat  dari proses pembangunan seperti yang terjadi  diketiga wilayah  tersebut kiranya perlu diarahkan pada suatu paradigma yang akrab lingkungan.

1.2   PENGERTIAN DAN DEFINISI
    Geologi adalah suatu ilmu yang mempelajari susunan, bentuk, sejarah perkembangan bumi an mahluk hidup yang pernah hidup didalam dan diatas bumi. Adapun "Lingkungan" secara umum dapat diartikan sebagai hubungan antara suatu obyek (entity) dengan sekitarya. hubungan suatu obyek dengan sekitarnya dapat bersifat aktif maupun pasif, dinamis, maupun statis. Dengan demikian geologi lingkungan apat dianalogikan bahwa bumi sebagai suatu obyek yang dipengaruhi lingkunganya, termasuk didalamya adalah manusia salah satu yang mempengaruhinya.

    Geologi Lingkungan pada hakekatnya ilmu geologi terapan yang ditinjau sebagai upaya memanfaatkan sumberdaya alam dan energi secara efisien dan efektif untuk memenuhi kebutuhan manusia masa kini dengan masa mendatang dengan seminimal mungkin mengurangi dampk yang ditimbulkan. Dengan kata lain geologi lingkungan dapat diartikan sebagai pnerapan ilmu geologi dalam pembangunan terutama dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan untuk meminimalkan degradasi lingkungan sebgsi akibat perubahan-perubahan yang terjadi dari pemanfaatan sumberdaya alam.

1.3  RUANG LINGKUP
    Geologi lingkungan difokuskanpad ajian mengenai peran ilmu geologi dalam pengembangan wilayah serta aspek-aspek geologi yang berkaitan dengan kebutuhan dan pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan bumi bagi kehidupan manusia.Sistemanika pembahasan menjadi 7 bagian, yaitu:
 1. Geologi dan masalah lingkungan
 2. Proses geologi dan bentang alam
 3. Sumberdaya geologi
 4. Bahaya geologi
 5. Perencanaan tataguna lahan berwawasan lingkungan
 6. Geologi dan perencaan tataguna lahan
 7. Pengelolaan limbah padat



                                                           Noor Djauhari, Geologi Lingkungan, cetakan pertama, Yogyakarta: Graha Ilmu.2006


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar